Ciri Ciri Ayam – Karateristik Tempat Hidup Beserta Contohnya

Posted on

 

Ekosistem.co.id – Ciri ciri ayam barangkali dapat dilihat dengan mudah dan dipelajari, karena hewan ini dapat ditemukan di sekitar kita. Ayam termasuk dalam hewan peliharaan dan merupakan salah satu hewan dengan banyak kelebihan dan manfaat bagi manusia.

Ayam tidak hanya dapat dikonsumsi oleh manusia baik daging dan telurnya, namun juga dapat digunakan sebagai hewan hias dengan bentuk dan suara yang lucu.

 

Sejarah Ayam Peliharaan

Sejatinya, ayam yang kita pelihara sekarang berasal dari ayam hutan atau ayam liar (Gallus gallus). Kemudian manusia memanfaatkan hewan ini untuk dipelihara secara tradisional. Hingga ayam pun mulai berevolusi dan menjadi jinak seperti ayam yang banyak kita pelihara sekarang ini.

Keturunan ayam jinak dan telah berevolusi ini akhirnya disilangkan oleh manusia sehingga menghasilkan berbagai variasi atau jenis ayam.

Ayam sendiri merupakan kelompok kelas aves yang memiliki sayap, meski tidak bisa terbang seperti burung pada umumnya. Dan ayam merupakan salah satu hewan yang mampu beradaptasi dalam segala situasi dan tempat.

 

Ciri Ciri Ayam

Ciri ciri Ayam dapat dilihat pada penjelasan yang ada di bawah ini :

1.) Ayam termasuk hewan omnivora atau pemakan segala.

2.) Masuk ke dalam jenis unggas atau alves yang tidak dapat terbang, seperti bebek dan burung unta.

3.) Memiliki bulu yang bervariatif warnanya, mulai dari merah, putih, hitam dan lainnya.

4.) Termasuk hewan yang berkembang biak dengan bertelur atau Ovipar.

5.) Mempunyai sepasang kaki ramping dan ditumbuhi dengan sisik.

6.) Mempunyai jengger dengan warna khas merah yang ada di atas dan di bawah kepalanya.

7.) Mempunyai cakar yang digunakan untuk mengais makanan dan digunakan untuk menjadi alat perlindungan diri dari musuh musuhnya.

8.) Mempunyai sepasang mata di samping kepalanya.

9.) Mempunyai paruh yang runcing dan juga tajam.

10.) Mempunyai dua sayap yang tidak dapat digunakan terbang.

11.) Ayam jantan dapat berkokok sedangkan ayam betina berkotek.

12.) Menghasilkan telur mulai dari 8 hingga 12 butir telur.

13.) Induk ayam atau ayam betina akan mengerami telurnya hingga 21 hari.

 

Baca Juga :  Kingdom Protista

Habitat Asli Ayam

 

Sebenarnya habitat asli dari ayam adalah di alam liar atau di hutan, karena ayam menjadi konsumen tingkat satu jika di ekosistem hutan.

Ayam berperan sebagai penyebar biji tumbuh-timbuhan agar dapat melakukan regenerasi.

Asal muasal ayam dari Gallus gallus yang merupakan ayam hutan untuk kemudian dipelihara hingga mereka akhirnya menjadi hewan jinak yang kita kenal sekarang.

 

Jenis Jenis Ayam

Ayam sendiri terbagi atas beberapa jenis, yang pertama adalah ayam petelur, ayam pedaging dan ayam hias. Setiap jenis ini juga terbagi lagi ke dalam beberapa spesies, berikut ini penjelasannya :

1.) Ayam Petelur

Ayam ini hanya dimanfaatkan telurnya saja dan merupakan hasil rekayasa genetika yang dilakukan untuk memperbaiki genetiknya. Agar dapat dimanfaatkan secara optimal.

Ayam petelur ini juga terbagi atas beberapa jenis, sebagai berikut :

Ayam Petelur Putih

 

Memiliki warna bulu putih dan hasil telurnya pun berwarna putih, dan termasuk dalam kategori ayam ras petelur ringan. Ayam ini juga memiliki tubuh yang lebih ramping dan kecil.

Ayam ini hanya dimanfaatkan telurnya saja sebab ras ini dapat bertelur hingga lebih dari 260 butir pertahun.

Ayam ini berasal dari ras White Leghorns yang berasal dari Tuscany, Italia. Kelemahan dari ayam ini adalah tidak tahan dengan cuaca panas dan mudah kaget dengan jika ada keributan. Hal ini dapat berdampak pada hasil telurnya yang menurun jika salah salam memeliharanya.

Ayam Petelur Cokelat

 

Warna bulu dan telur dari ayam ini berwarna coklat sesuai dengan namanya. Ayam ini memiliki bobot tubuh yang cukup besar meski tidak sebesar ayam pedaging. Dengan bobot sekitar 2 kg ayam ini juga dimanfaatkan dagingnya. Jadi bukan hanya telurnya saja yang bisa dimanfaatkan.

Baca Juga :  Fungi - Pengertian, Struktur Dan Klasifikasinya

Apalagi rasa daging ayam ini lebih enak ketimbang ayam broiler sehingga daging ayam ini juga sama bernilainya dengan telurnya.

Untuk memelihara ayam jenis ini juga tidak terlalu susah sebab tidak mudah terkejut dan terbilang lebih tenang. Ukuran telur yang dihasilkan pun lebih besar sehingga harganya terbilang lebih mahal.

 

2.) Ayam Pedaging

Jenis ayam ini adalah ayam yang dimanfaatkan dagingnya karena ayam jenis ini menghasilkan daging berkualitas dalam jumlah banyak. Jenis ayam ini juga terbagi ke dalam beberapa jenis, seperti berikut ini :

Ayam Potong atau Broiler

 

Ayam ini adalah ayam potong dengan warna putih yang sering sekali kita temui setiap hari sebagai bahan makanan. Memiliki bulu yang tebal dan tingkat perkembangan yang lebih cepat.

Ayam ini memang dimanfaatkan dagingnya karena hanya membutuhkan waktu antara 5 hingga 7 minggu untuk memeliharanya agar dewasa dan dimanfaatkan dagingnya.

Memiliki berat sekitar 1,2 kg hingga 1,8 kg membuat ayam ini menjadi favorit banyak orang, apalagi harganya cukup terjangkau.

Ayam Buras

 

Buras adalah kepanjangan dari bukan ras dan merupakan ayam dengan kualitas daging yang cukup baik. Memiliki bobot sekitar 1 kg hingga 1,5 kg ayam ini memiliki fase pertumbuhan yang cukup lama.

Dibutuhkan waktu mulai dari 6 hingga 8 bulan agar ayam ini dapat dinikmati dagingnya.

 

3.) Ayam Hias

Jenis yang ketiga adalah ayam hias yang memang untuk dipelihara saja, bukan untuk dimanfaatkan telur apalagi dagingnya. Ayam hias pun memiliki banyak jenis, di antaranya adalah :

Ayam Batik

 

Jenis ayam ini memiliki bulu dengan warna variatif hingga menyerupai motif batik dan terdiri dari dua macam. Yakni ayam batik Kanada yang bulunya berwarna hitam keemasan. Lalu ayam batik Itali yang dikembangkan dari jenis ayam Sebright.

Baca Juga :  Kingdom Monera – Ciri Ciri Dan Klasifikasi (Lengkap)

Ayam batik tidak hanya unik pada warna bulunya saja namun postur tubuhnya yang kecil juga membuatnya terlihat unik.

Ayam Kate

 

Ayam kate menjadi salah satu ayam hias yang paling populer di Indonesia karena memiliki bentuk yang lucu dan bulu yang unik. Bentuk ayam kate sangat kecil dan berkaki pendek namun memiliki postur yang gagah.

Penampilan ayam ini memang sangat menarik sehingga membuatnya disukai dan menjadi favorit untuk dipelihara.

Meski begitu ayam ini tidak dapat dimanfaatkan baik telur dan daginya, serta memang hanya dapat dimanfaatkan sebagai ayam hias saja.

 

4.) Ayam Aduan

Ayam Bangkok

Ayam Bangkok mulanya merupakan jenis ayam liar yang dikembangkan untuk mendapatkan gen ayam terbaik. Alhasil ayam ini pun dianggap memiliki kualitas yang baik sehingga dijadikan sebagai ayam aduan.

Di Indonesia sendiri ayam ini pertama kali muncul di Tuban, Jawa Timur dengan ciri ciri besar dan gagah. Ayam ini memang diperuntukkan sebagai ayam aduan dan meski tidak terlalu terkenal. Namun bagi pecinta ayam aduan, kualitas ayam ini sudah tidak diragukan lagi.

 

 

Demikian ulasan mengenai ciri ciri ayam yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat untuk sahabat biologi semua ya.

Artikel Lainnya :