Bunga Matahari – Ciri – Ciri dan Habitatnya

Posted on

Bunga Matahari – Ciri – Ciri dan Habitatnya

Ekosistem.co.id – Pastinya anda pernah melihat bunga matahari, atau malah bunga ini menjadi salah satu bunga favorit anda. Jika iya, apakah anda tahu segala hal mengenai bunga yang indah ini. Bunga ini sendiri diberi nama bunga matahari karena bunga ini selalu menghadap ke arah matahari, maka dari itu bunga ini disebut dengan bunga matahari.

Selain indah bunga matahari juga menghasilkan biji yang biasa disebut dengan kuaci dan bisa dikonsumsi sebagai camilan rendah lemak sehingga sehat dan bisa dikonsumsi oleh mereka yang sedang diet.

Itu lah beberapa hal mengenai bunga matahari dan berikut ini kita akan membahas lebih lanjut mengenai bunga matahari, simak sampai habis ya artikel di bawah ini.

Pengertian Bunga Matahari

Dalam bahasa Latin bunga matahari disebut dengan Helianthus Annuus L. Bunga ini adalah salah satu jenis bunga yang tumbuh mekar dalam satu satu sekali dan berasal dari Negara di benua Amerikan Latin seperti Meksiko, Negara Peru, Negara Amerika Serikat, dan akhirnya bunga ini menyebar luas keseluruh Dunia termasuk Indonesia.

Sehingga membuat bunga ini mempunyai nama atau sebutan yang berbeda – beda di setiap Negara seperti : Inggris disebut Sun Flower, Filiphina disebut Mirasol, Jepang disebut Himawari, China disebut Xuang Ri Kui, dan di Indonesia sendiri disebut dengan Bunga Matahari.

Klasifikasi Bunga Matahari

Kingdom : Plantae

Divisi : Magnolipyta

Kelas : Magnoliopsida

Ordo : Asterales

Baca Juga :  Poaceae – Penjelasan Beserta ContohnyaPoaceae

Famili : Astereceae

Genus : Helianthus

Spesies : Helianthus Annus L

Morfologi Bunga Matahari

Bunga matahari bisa berkembang tumbuh tinggi hingga 2 m dengan batang yang dipenuhi bulu halus, bentuk bulat, tebal dan kuat. Bunga matahari ini juga tumbuh tegak dan selalu membengkok ke sinar matahari.

Biji bunga matahari mempunyai kulit di bagian luar yang bentuknya pipih dan memanjang dengan warna keabuan atau kehitanman. Bunga ini termasuk bunga majemuk yang mempunyai puluhan kelopak bungan besar dan bentunya seperti pita warna kuning yang tersusun dari ribuan kelopak bunga kecil.

Akar pada bunga matahari ini sangat halus dan lebar serta mencapai hingga 4 meter dan mempunyai perakaran yang sangat kuat sehingga akar tersebut bisa menembus hingga ke dalam tanah.

Ciri-Ciri Bunga Matahari

Bunga matahari memang memiliki nama dan bentuk yang sangat unik sehingga mudah untuk dikenali, bunga yang hidup di iklim tropis ini tak hanya dikenal karena keindahannya namun karena bunga ini menghasilkan biji yang bisa dikonsumsi dan menjadi makanan sehat yang bebas lemak.

Untuk lebih mengetahui mengenai bunga matahari, berikut ini adalah ciri – ciri dari bunga matahari.

  1. Memiliki batang bunga setinggi 3 hingga 5 meter.
  2. Daunnya memiliki bentuk daun tunggal yang lebar.
  3. Batangnya ditumbuhi rambut kasar, tegak dan condong kea rah sinar matahari.
  4. Mempunyai ribuan kelopak kecil yang tersusun secara majemuk.
  5. Menjalani sistem penyerbukan terbuka atau silang yang dibantu oleh serangga seperti lebah dan kupu – kupu.
  6. Bunga matahari selalu menghadap atau mengikuti pergerakan cahaya matahari, proses ini disebut dengan Heliotropisme.
  7. Mendapatkan keuntungan 10% lebih dari proses fotosintesis yang dilakukan.
  8. Bunga ini menghasilkan buah yang mempunyai tipe buah tempurung atau
  9. “Achene”.
  10. Tanaman bunga ini termasuk ke dalam jenis tumbuhan dikotil.
Baca Juga :  Jaringan Kolenkim

Habitat Tanaman Bunga Matahari

Di dalam pertumbuhan tanaman bunga matahari ini sangat menyukai tanah yang subur dan hangat atau berhumus di dalam suasana yang cerah karena bunga ini sangat menyukai sinar matahari. Maka dari itu bunga ini disebut dengan bunga matahari.

Bunga matahari sendiri sangat cocok hidup di daerah yang memiliki iklim subtropis namun bunga ini juga bisa tumbuh cantik dan indah di iklim tropis seperti di Indonesia denan menanamnya pada daerah dataran tinggi.

Bunga ini juga bisa hidup di Negara beriklim sedang seperti Negara – Negara di benua Eropa akan tetapi tanaman ini hanya mampu ditanam dan juga berkembang pada saat musim semi hingga musim gugur saja.

Demikian pembahasan kali ini mengenai bunga matahari. Semoga bermanfaat.

Artikel Lainnya :

  1. Magnoliopsida
  2. Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan
  3. Percobaan Igenhousz