Biosfer – Pengertian, Komponen dan Faktor Penyebabnya

Posted on

Biosfer

Ekosistem.co.id – Biosfer merupakan suatu sistem ekologis global yang menyatukan semua makhluk hidup yang ada di bumi. Seperti hubungan dan interaksi antara litosfer, hidoster hingga atmosfer bumi.

Hingga kini, bumi menjadi satu-satunya tempat yang bisa ditinggali dan memiliki kehidupan.

Makhluk hidup sendiri menempati daerah masing–masing pada biosfer untuk kelangsungan hidupnya, derah inilah yang disebut dengan habitat.

 

Pengertian Biosfer

Biosfer adalah lapisan yang sangat tipis dari semua lapisan bumi yang hanya sekitar 9000 meter saja. Dan merupakan sistem kehidupan serta organism yang paling komplek di permukaan bumi.

Di dalam lapisan biosfer terdapat urutan tingkatan organisasi yang dimulai dari yang paling sederhana hingga yang tertinggi.

 

Berikut ini adalah tingkatan organisasi yang wajib untuk diketahui :

1.) Protoplasma

2.) Sel     

3.) Jaringan

4.) Organ

5.) Sistem Organ

6.) Organisasme

7.) Populasi

8.) Komunitas

9.) Ekosistem

10.) Biosfer

 

Di dalam biosfer kita akan menemukan berbagai organisme hidup dan biotik, contoh : manusia, hewan dan tumbuhan yang hidup bersama saling berdampingan.

Sehingga bisa dibilang jika setiap makhluk saling berinteraksi caranya dengan membentuk sebuah kesatuan.

 

Komponen Penyusun Biosfer

Untuk membahas mengenai biosfer memanglah sangat luas sehingga di dalam mempelajarinya harus dijabarkan ke dalah beberapa bagian, komponen penyusun biosfer ini bisa terbentuk dikarenakan adanya interaksi di antara komponen biotik dan juga abiotik.

Baca Juga :  Awan Cumulonimbus – Ciri-ciri, dan Dampak yang Terjadi

Komponen biotik berupa makhluk hidup yang mendiami lapisan biosfer mulai dari yang makroskopis atau pun yang mikroskopis. Karena di dalam kehidupannya makhluk hidup tersebut tak bisa dilepaskan dari pengaruh faktor abiotik dan biotik.

Untuk lebih jelasnya berikut ini adalah komponen penyusun biosfer dari faktor abiotik :

1.) Suhu

Setiap organism memiliki suhu optimal untuk tempat tinggalnya, sudah sejak ratusan tahun lalu organisme di permukaan bumi ini beradaptasi di suatu wilayah tertentu. Dan beradaptasi di suhu lingkungan tempatnya tinggal.

Karena suhu memiliki kaitan erat dengan reaksi metabolisme yang ada di dalam tubuh kita. Dan sekarang lebih dikenal dengan pembagian wilayah vegetasi.

 

2.) Cahaya

Tumbuhan sangat membutuhkan intensitas cahaya yang cukup agar dapat tumbuh dengan baik. Sehingga bisa dibilang cahaya menjadi pengaruh suhu di suatu wilayah secara langsung.

Tumbuhan membutuhkan cahaya agar dapat melakukan proses fotosintesis, dan tumbuhan merupakan produsen di rantai makanan. Sehingga perannya sangat penting bagi semua organisme yang ada di bumi.

Pergerakan hewan juga dipengaruhi oleh cahaya, missalnya : hewan yang bergerak di malam hari dan disebut dengan hewan nocturnal. Hewan ini akan aktif di malam hari dan pasif atau istirahat di siang hari.

 

3.) Kelembapan Udara

Kelembapan udara berkaitan dengan kandungan air di dalam tanah dan sangat berpengaruh bagi organisme yang ada di muka bumi.

Misalnya : cacing yang sangat membutuhkan kelembapan tinggi untuk hidup di dalam tanah.

Terdapat juga beberapa jenis tumbuhan seperti kaktus dan lumut yang sangat membutuhkan kelembapan.

 

4.) Curah Hujan

Air merupakan sumber kehidupan, sehingga tidak heran jika curah hujan sangat berpengaruh pada kehidupan. Sebab hujan berperan penting dalam pendistribusian air yang ada di permukaan bumi.

Baca Juga :  Eceng Godok – Pengertian, Manfaat Dan Dampak Melimpahnya Populasi Di Sungai

 

5.) Angin

Angin sangat berpengaruh pada penyebaran uap air yang ada di permukaan bumi. Beberapa organisme juga sangat membutuhkan angin untuk membantu proses penyebarannya.

Contoh : penyebaran benih pada tumbuhan yang dipengaruhi oleh angin.

 

6.) Air

Air merupakan penyusun utama tubuh makhluk hidup dan merupakan unsur utama dalam kehidupan. Penyebaran organisme juga sangat tergantung pada ketersediaan air.

Ada banyak organisme yang sangat membutuhkan air.

 

7.) Tanah

Tanah merupakan adalah salah satu lapisan bumi yang menjadi tempat tinggal utama sebagian besar organisme yang ada di bumi. Baik yang berada di daratan atau terrestrial.

Tanah juga berpengaruh dengan penyebaran tumbuhan sebagai produsen utama.

 

8.) Topografi

Topografi berkaitan dengan rendahnya permukaan bumi dan sangat berpengaruh pada suhu dan kelembapan. Intensitas cahaya matahari yang ada di daerah tinggi pastilah memiliki perbedaan dengan daerah yang lainnya.

Perbedaan topografi ini memiliki pengaruh terhadap penyebaran vegetasi di lapisan biosfer.

 

Faktor Penyebab Biosfer

Faktor utama penyebab biosfer sendiri ada dua, yakni :

1.) Faktor Abiotik

Faktor penyebab yang pertama adalah faktor abiotik atau faktor fisik yang dibagi ke beberapa jenis yaitu iklim, keadaan tanah, air, tinggi dan rendahnya permukaan bumi.

2.) Faktor Biotik

Sedangkan faktor biotik merupakan faktor non fisik dan merupakan faktor yang berasal dari makhluk hidup, seperti manusia, hewan dan tumbuhan.

 

 

Fungsi Flora dan Fauna di Lapisan Biosfer

Flora dan fauna yang ada di lapisan biosfer memiliki fungsi sebagai berikut :

1.) Bahan Makanan untuk Sumber Konsumsi

Flora dan fauna memiliki fungsi utama sebagai bahan makanan agar bisa dikonsumsi oleh manusia. Sepertinya tanpa tumbuhan dan hewan, manusia juga tidak akan bisa bertahan hidup.

Baca Juga :  Arachnoidea - Ciri-ciri Beserta Penjelasan

Karena manusia sangat bergantung pada flora dan fauna, meski tidak semuanya. Sebab ada flora dan fauna yang beracun dan tidak bisa digunakan untuk dikonsumsi.

Flora dan fauna tidak hanya digunakan sebagai bahan utama makanan namun juga bisa digunakan sebagai obat.

 

2.) Tujuan Pendidikan dan Penelitian

Flora dan fauna merupakan salah satu objek yang sangat tidak terbatas untuk dipelajari dan diteliti. Ada jutaan spesies dan jenis flora mau pun fauna  melyang sudah dipelajari dan kemungkinan masih ada lebih banyak lagi.

Selain dipelajari jenisnya kita juga bisa belajar untuk melestarikan alam dan lingkungan karena hal ini sangat berguna bagi manusia.

 

3.) Sarana Rekreasi

Keberadaan flora dan fauna bisa menjadi salah satu sumber rekreasi seperti Sabana Baluran yang ada di Banyuwangi tidak hanya memiliki banyak sekali flora dan fauna. Namun juga memiliki karakteristik wilayah yang unik di Indonesia.

 

Pembahasan biosfer dari Ekosistem.co.id semoga bisa menambahkan wawasan bagi kita dan menjadi sarana belajar yang menyenangkan.

Artikel Lainnya :

  1. Carnivora – Pengertian, Contoh, dan Ciri cirinya
  2. Sistem Reproduksi Pria – Penjelasan Lengkap dan Detail
  3. Proses Terjadinya Menstruasi