Bentuk Muka Bumi – Penjelasan Terlengkapnya

Posted on

Bentuk Muka Bumi – Penjelasan Terlengkapnya

Seperti yang sudah kita kenal dan yakini sejak dulu, bahwa bentuk dari semua planet termasuk bumi kita adalah bulat dengan pepat di kedua kutubnya. Hal ini seperti yang sudah diajarkan melalui bangku pendidikan kepada setiap manusia di seluruh dunia. Namun, meskipun bentuk bumi bulat, bumi memiliki permukaan yang tidak rata alias bermacam-macam.

Bentuk permukaan bumi pun berbagai macam, karena ada yang memiliki bentuk cekung dan ada juga yang memiliki bentuk cembung. Permukaannya yang berbeda-beda itu karena memiliki bentuk dan karakteristiknya masing-masing.

Oleh karena itu, kami tertarik untuk mengulas materi mengenai bentuk-bentuk muka bumi secara lengkap. Maka simak penjelasan di bawah ini :

Bentuk Muka Bumi

Bentuk muka bumi terbagi menjadi dua bagian yaitu, bentuk permukaan daratan dan bentuk permukaan perairan.

Bentuk Permukaan Daratan

Bagian yang pertama yang kita tinggali ini disebut dengan daratan dan menjadi bentuk muka bumi yang pertama dan biasa disebut dengan permukaan daratan. Pada permukaan daratan, terdapat berbagai macam bentuk yang sering disebut sebagai relief.

Permukaan daratan sendiri terdiri dari berbagai macam bentuk yang berbeda-beda, berikut ini penjelasannya :

  1. Dataran Tinggi

Disebut dengan dataran tinggi karena bagian dari permukaan bumi yang satu ini berada dalam ketinggian berkisar di antara 400 – 1.000 m dari permukaan air laut.

  1. Plato

Daerah yang menyembul ke atas ini disebut dengan plato. Daerah ini lebih tinggi dari pada daerah sekitarnya namun puncaknya berbentuk datar. Bagian puncaknya yang datar ini sangat cocok bila digunakan untuk panggung pertunjukan. Plato ini sendiri dapat ditemukan di daerah dataran tinggi mau pun daerah dataran rendah.

  1. Daratan Rendah

Ada dataran tinggi pasti ada juga dataran rendah. Dataran ini biasanya memiliki ketinggian yang berkisar di antara 0 – 400 m dan merupakan sebuah dataran luas yang menjadi tempat untuk dihuni oleh manusia.

  1. Depresi Kontinental

Depresi kontinental memiliki ketinggian di bawah permukaan air laut, berbanding terbalik dengan dataran rendah yang ketinggiannya 0 meter di atas permukaan air laut. Depresi kontinental bisa ditemukan di Amsterdam, Belanda.

  1. Gunung

Gunung merupakan relief bumi yang bentuknya menonjol ke atas. Ketinggian gunung pada umumnya juga berada di ketinggian lebih dari 1.000 meter. Gunung ini sendiri terdiri dari 3 bagian yakni, lereng yang merupakan bagian terendah dari gunung, lalu kaki gunung dan bagian yang paling tinggi disebut dengan puncak gunung.

Baca Juga :  Gas Alam - Manfaat, Proses Pembentukan, Jenis, dan Gambar

Gunung dibagi menjadi gunung aktif dan gunung tidak aktif.

  1. Pegunungan

Jika banyak yang menganggap jika gunung dan pegunungan sama, maka anggapan ini salah. Karena pegunungan adalah sebuah kawasan luar dan memanjang yang terdiri dari beberapa gunung.

  1. Bukit dan Perbukitan

Meski sama sama merupakan permukaan bumi yang memiliki ketinggian, namun bukit dan gunung berbeda karena ketinggian gunung yang hanya berkisar 20 hingga 300 meter saja. Sedangkan perbukitan adalah kumpulan bukit yang berjajar menjadi satu.

  1. Lembah

Lembah biasanya juga disebut dengan kaki gunung, lembah sendiri adalah permukaan bumi yang bentuknya seperti cekungan dan dikelilingi oleh gunung mau pun pegunungan. Tak jarang lembah juga bisa berupa sebuah tepi sungai yang luas.

  1. Jurang

Jurang merupakan sebuah lembah namun dengan ukuran yang sangat sempit dan biasanya diapit oleh tebing-tebing yang sangat curam dan terjal. Jurang sendiri juga biasanya memiliki kedalaman yang cukup dalam sehingga sangat berbahaya.

  1. Ngarai

Ngarai terbentuk dari beberapa lembah yang mengalami pengikisan air dalam kurun waktu yang lama, sehingga membuat sisi-sisinya hampir tegak lurus.

  1. Sungai

Sungai adalah sebuah aliran air yang ukurannya sangat panjang bahkan ada juga sungai yang memiliki ukuran sangat besar. Mengalir dari sumber sungai yang disebut dengan hulu hingga akhirnya berhenti di muara sungai atau disebut juga dengan hilir.

  1. Danau

Bentuk permukaan bumi yang cekung, tidak memanjang, besar, dan dikelilingi daratan disebut danau.

 

Bentuk Permukaan Perairan

Meskipun daratan cukup luas, pada kenyataannya bumi lebih banyak berupa perairan daripada daratan. Sebagian besar dari permukaan bumi ini adalah periaran. Ini sebabnya, pada replika bola dunia warna biru lebih mendominasi daripada warna lainnya. Berikut bentuk-bentuk permukaan perairan bumi :

  1. Dangkalan atau Paparan Benua

Memiliki kedalaman laut sekitar 200 meter dengan permukaan laut yang cukup luas. Maka dari itu bagian ini disebut dengan dangkalan atau biasa juga disebut dengan nama paparan benua.

Baca Juga :  Sistem Reproduksi Wanita Dan Organ Penyusunnya

Bentuk permukaan bumi ini kepanjangan dari benua atau daratan pulau.

  1. Punggung Laut

Di dasar laut juga terdapat bukit loh, dan bukit yang berada di dasar laut ini dinamakan dengan punggung laut. Biasanya bagian ini tidak akan pernah bisa sampai muncul di permukaan laut.

  1. Ambang Laut

Kawasan daratan luas yang letaknya berada pada laut dangkal ini disebut dengan ambang laut dan menjadi pemisah di antara dua laut dalam.

  1. Gunung laut

Tak hanya di daratan saja, gunung juga bisa ditemukan di permukaan laut dengan kaki gunung yang letaknya ada pada dasar lautan. Gunung laut sama seperti gunung di daratan ada yang aktif dan tidak aktif. Gunung laut yang aktif sewaktu-waktu juga bisa mengalami erupsi atau letusan.

  1. Palung Laut atau Trog

Palung laut bisa dikatakan sebagai jurang lautan. Karena memiliki kedalaman yang cukup dalam. Dengan kondisi yang curam, sempir dan memanjang. Kedalamannya sendiri dapat mencapai 5.000 meter ke bawah laut.

  1. Lubuk Laut atau Beken

Bentuk permukaan laut yang seperti cekungan besar dan juga lebar serta sangat dalam disebut lubuk laut.

 

Nah, itulah beberapa bentuk muka bumi, baik di daratan ataupun di lautan, ternyata bentuk permukaan bumi sangat beragam ya. Semoga penjelasan dari kami ini berguna untuk membantu Anda belajar. Sekian dan sampai jumpa.

 

Artikel Lainnya :

  1. Proses Pembentukan Minyak Bumi
  2. Hutan Lingdung – Fungsi, Manfaat, dan Contoh
  3. Suaka Marga Satwa – Fungsi, Contoh, dan Tujuannya
  4. Cagar Alam – Pengertian, Fungsi, Contoh, Beserta Gambar
  5. Pola Aliran Sungai – Bentuk dan Gambarnya