Bakteri – Penjelasan, Dalam Ekosistem Berperan Sebagai?

Posted on

Bakteri

Ekosistem.co.id – Bakteri adalah salah satu organisme yang ada di permukaan bumi ini dan sangat menarik untuk kita bahas. Oleh sebab itu pada kesempatan kali ini kami akan mengajak sahabat biologi untuk mempelajari mengenai bakteri secara lengkap.

Kebanyakan dari manusia memiliki anggapan bahwasanya bakteri merupakan organisme yang hanya menyebabkan banyak sekali penyakit dan bahkan dapat menjadi sebab terjadinya kematian.

Bahkan ada yang membatasi mereka untuk berperan aktif dalam kehidupan. Sebenarnya, anggapan tersebut tidak semuanya benar. Memang, ada beberapa bakteri yang dapat menyebabkan hal yang tidak diinginkan terjadi.

Akan tetapi, sebenarnya bakteri merupakan sebuah organisme yang banyak sekali mengambil peranan penting dalam lingkungan. Mereka bertindak ssebagai Dekomposer pada akhir dari suatu rantai makanan.

 

Pengertian Bakteri

Bakteri merupakan suatu organisme mikroskopis yang tak dapat dilihat dengan mata telanjang. Bakteri ini hidup di lingkungan sekitar kita baik di luar tubuh manusia hingga ada juga yang tinggal di dalam tubuh manusia.

 

Struktur Bakteri

Bakteri sendiri terdiri dari beberapa struktur seperti berikut ini :

1.) Kapsul

2.) Dinding sel

3.) Membran plasma

4.) Sitoplasma

5.) DNA

6.) Ribosom

7.) Flagelum

8.) Pili

 

Jenis Bakteri Berdasarkan Lingkungan Hidupnya

1.) Aerob

Bakteri ini membutuhkan keberadaan oksigen untuk dapat bertahan hidup dan biasanya bakteri ini mampu memicu masalah lingkunga seperti : air keruh, korosi hingga bau busuk.

2.) Anaerob

Bakteri ini bisa hidup tanpa bantuan oksigen karena hidup di dalam tubuh manusia sehingga bakteri ini dapat menjadi potensi menyebabkan gangguan kesehatan seperti infeksi gigi, tetanus hingga keracunan.

3.) Anaerob Fakultatif

Bakteri ini berperan netral karena bisa hidup dengan bantuan oksigen maupun tanpa oksigen dan biasanya ditemukan dalam tanah, air hingga tubuh manusia dan hewan.

Baca Juga :  Chordata Adalah - Karakteristik, Klasifikasinya

 

 

Fungsi Bakteri Sebagai Dekomposer

Bakteri sendiri memiliki fungsi utama sebagai dekomposer, dan selama dekomposisi masih berjalan, mereka juga sebenarnya sedang membebaskan, menguntungkan dan beberapa nutrisi yang akan digunakan oleh setiap makhluk hidup lainnya.

Ada juga bakteri yang berpartisipasi dalam siklus nitrogen, denitrifikasi dan nitrifikasi. Kesemuanya itu, hampir selalu dalam interaksi ekologi mutualis dengan tanaman.

Mungkin ada yang belum mengetahui hal ini, bahwa bakteri sebenarnya ada juga yang ada di dalam tubuh manusia. Ada sekitar lebih dari 500 spesies bakteri dalam Usus manusia.

Bakteri juga memiliki peran yang sangat penting di dalam tubuh manusia dan juga dianggap sebagai sumber penyakit. Namun bakteri juga memiliki tanggung jawab dalam melakukan proses fermentasi karbohidrat dan juga dalam proses penyerapan.

Pencegahan pertumbuhan mikroba patogen dalam usus dengan menduduki sebuah ruang yang seharusnya dihuni oleh suatu jenis mikroba yang berbahaya. Dan bakteri juga dapat terlibat dalam kekebalan, fungsi metabolisme bahkan pencegahan penyakit inflamasi pada usus manusia.

Hal terpenting yang harus diingat adalah pemusnahan bakteri berlebihan secara massal atau “Proliferasi” dapat mempengaruhi seluruh ekosistem semua makhluk.

Contohnya, ketika ada sebuah sungai yang tercemari oleh bahan organik, maka populasi bakteri aerobik dapat meningkat. Karena bahan organik merupakan salah satu sumber makanan nagi bakteri.

Jika banyak bakteri dan kemudian gas yangvterlarus bersanaan dengan air beserta makhluk aerobik lainnya seperti halnya ikan akan mengalami kematian.

Ekosistem Alam sangat tergantung pada aktivitas dari pada bakteri. Karena bakteri berperan untuk menjaga suatu keseimbangan dan berkenvang. Bahkan nutrisi seperti karbon, nitrogen, oksigen, dan sulfur memiliki proses siklus dalam sebuah ekosistem.

Peran lainnya dari organisme bakteri ini adalah mereka dapat bertindak dalam proses Dekomposisi. Organisme yang telah mati dan membusuk melepaskan karbon organik.

Baca Juga :  Hidung – Bagian Bagianya, Beserta Fungsinya Masing-Masing

Nah, karbon organik ini sangat cepat untuk menguras karbon dioksida di atmosfer jika tidak ada bakteri yang dapat membantu peoses membusuk ini. Fakta ini memunculkan proses bahwasanya karbon dioksida bertanggung jawab sebagai fotosintesis pada timbuhan.

Peoses ini juga bertanggung jawab untuk memproduksi makanan. Jika suatu organisme mati, karbon dalam suatu jaringan tidak tersedia bagi setiao makhluk hidup.

Dengan dekomposisi dapat juga mencegah kerusakan organisme dengan memberikan cara untuk melepaskan nutrisi tersebut kembali pada lingkungan.

Fungsi yang lainnya adalah bakteri juga dapat memainkan peran penting dalam ekosistem global dalam air dan di darat sebagai siklus nutrisi.

Mereka dapat membusukkan tanaman dan hewan yang telah mati serta kotoran hewan yang sangat membantu karena dapat menghilangkan limbah dan dapat juga melepaskan nutrisinya kembali kepada lingkungan.

 

 

Peran Penting Bakteri dalam Ekosistem

Bakteri sendiri sebenarnya memiliki peran yang cukup penting bagi ekosistem, di mana peran bakteri adalah sebagai berikut ini :

1.) Sebagai Decomposer di Dalam Rantai Makanan

Bakteri memiliki tugas untuk menghancurkan bahan-bahan sisa yang telah tak digunakan lagi seperti dari rantai makanan berikut ini :

Padi dimakan ayam, kemudian ayam dimakan oleh elan dang elang akan mati kemudian bangkainya akan diuraikan oleh bakteri. Sehingga nantinya lama kelamaan nanti akan membusuk dan menjadi pupuk alami yang akan menyehatkan tanah dan membuat tanah menjadi subur.

2.) Membantu Pencernaan dalam Tubuh

Ada sekitar lebih dari 500 spesies bakteri yang diketahui tinggal di usus kita dan tidak semua bakteri adalah penyakit karena bakteri-bakteri yang hidup di dalam usus manusia.

Bakteri ini memiliki tugas untuk menjadi sarana penyerapan fermentasi dan karbohidrat, bakteri juga diketahui bisa mencegah pertumbuhan mikroba. Sehingga bakteri memiliki tugas penting yang membantu pencernaan dalam tubuh manusia.

Baca Juga :  Gen Adalah? Penjelasan Terlengkapnya, Perbedaan RNA dan DNA

3.) Membantu Siklus Nitrogen

Bakteri yang hidup di dalam usus manusia juga memiliki tugas untuk membantu siklus nitrogen. Siklus nitrogen sendiri merupakan proses konversi senyawa yang memiliki kandungan unsur nitrogen menjadi berbagai macam bentuk kimiawi yang lain.

Transformasi ini sendiri bisa terjadi secara biologis mau pun non biologis.

 

Itulah beberapa ulasan yang dapat dibahas dari materi biologi tentang peranan spesies bakteri di dalam kehidupan setiap makhluk hidup. Jangan mengaggap bahwa bakteri adalah organisme yang berbahaya bagi makhluk hidup. Justru bakteri yang telah mencegah bakteri jahat masuk kedalam tubuh manusia.

Oh iya, ada juga bakteri seperti Rhizobium melalui fiksasi nitrogen dan karena metabolisme khusus mereka dapat mengubah sebuah nitrogen menjadi nitrat atau nitrit dan produk yang dihasilkan akan dilepaskan kembali pada lingkungan.

Tanaman juga mengambil keuntungan dari ini dan bahkan beberaka telah menyesuaikan sehingga mereka dapat merumahkan bakteri.

 

Artikel Lainnya :

  1. Minyak Bumi – Manfaat, Fraksi, Komposisi, Sejarah
  2. Fermentasi Alkohol – Pengertian, Proses, Reaksi, Faktor, dan Manfaat
  3. Pengertian Respirasi Anaerob – Skema, Tahapan, Perbedaan Dengan Aerob