Apa yang Dimaksud dengan Ekosistem – Komponen Ekosistem, dan Contoh Ekosistem, Beserta Penjelasannya

Posted on

Apa yang Dimaksud dengan Ekosistem

Ekosistem.co.id – Apa yang Dimaksud dengan Ekosistem mungkin sudah banyak yang tahu arti sesungguhnya. Namun apa saja komponen di dalam ekosistem? Di sinilah kami akan menjelaskannya beserta dengan contohnya.

 

Pengertian Ekosistem

Ekosistem merupakan sebuah sistem ekologi yang secara tidak sengaja terbentuk akibat hubungan timbal balik. Hubungan ini terjadi di antara makhluk hidup dengan lingkungan fisik yang ada di sekitarnya.

Sehingga bisa dibilang juga jika ekosistem merupakan sebuah kesatuan yang utuh dan berasal dari makhluk hidup dengan lingkungannya. Dan keduanya saling memberikan pengaruh antara satu sama lain.

Di dalam sebuah ekosistem, makhluk hidup pun akan berkembang biak bersama dengan komunitasnya dan berjalan seiringan dengan lingkungan fisik. Sehingga mampu hidup dalam sebuah sistem.

Setiap makhluk hidup pun akan melakukan adaptasi dengan lingkungannya, dan lingkungan pun bisa dipengurhi oleh makhluk hidup yang ada di dalamnya. Oleh sebab itu keduanya saling terikat untuk saling memenuhi kebutuhan hidupnya.

 

Komponen Ekosistem

Ekosismte sendiri terdiri dari komponen alami yang menyusun menjadi satu kesatuan, berikut ini penjelasannya :

Komponen Biotik

Komponen ini merupakan organisme yang hidup di dalam ekosistem, tugas dari organisme atau makhluk hidup ini adalah untuk mengatur ekosistem yang ada di dalamnya dengan bantuan komponen abiotik.

Sementara itu komponen biotik terdiri dari beberapa macam, berikut ini adalah berikut ini :

1.) Produsen

Produsen merupakan makhluk hidup mau pun organisme dengan kemampuan dapat membuat atau memproduksi makanan untuk dirinya sendiri. Proses pembuatan makanan ini disebut dengan fotosinteis.

Sementara itu yang termasuk dalam kategori produsen adaah : tumbuhan hijau.

2.) Konsumen (heterotrof)

Konsumen merupakan suatu organisme yang memakan berbagai macam bahan organik. Dan bahan-bahan ini dihasilkan oleh organisme yang lainnya, seperti tumbuhan.

Baca Juga :  Sumber daya Alam Hayati – Pengertian, Contoh, Sifat, Cara Melestarikan

Komponen ini juga bisa disebut dengan konsumen makro atau fagotrof. Hal ini dikarenakan dengan konsumen ini masih mengkonsumsi makanan yang ukurannya lebih kecil dari mereka.

Beberapa contoh yang masuk ke dalam kategori ini adalah : manusia, mikroba, hewan dan jamur.

3.) Pengurai (dekomposer)

Pengurai merupakan suatu organisme dengan peran yang cukup penting dalam ekosistem. Yaitu mengurai berbagai macam bahan organik yang dihasilkan oleh organisme lain, baik dari sisa pencernaan mau pun yang sudah mati.

4.) Penghancur (detivritor)

Penghancur merupakan suatu organisme yang bisa menghancurkan bahan-bahan organik yang dihasilkan dari sisa sisa organisme yang sudah mati.

 

Komponen Abiotik

Komponen kedua adalah komponen abiotik yang merupakan komponen fisik mau pun komponen kimia. Keduanya memiliki peran sebagai medium mau pun substrat dan sebagai tempat berlangsungnya kehidupan sebuah organisme.

Komponen ini terdiri dari beberapa senyawa organik, senyawa anorganik serta beberapa faktor yang mempengaruhi pendistribusian organisme.

Berikut ini beberapa komponen abiotik beserta penjelasannya :

1.) Suhu

Suhu mempengaruhi subuh pada tubuh organisme seperti mamalia dan unggas yang memerlukan energi ketika ingin mengatur suhu pada tubuhnya.

2.) Air

Merupakan komponen kimia yang cukup dibutuhkan hampir semua organisme agar dapat bertahan untuk hidup.

3.) Garam

Garam mampu memberikan pengaruh terhadap kesetimbangan air yang ada di dalam organisme lewat proses osmosis sehingga makhluk hidup dapat beradaptasi pada lingkungannya.

4.) Cahaya Matahari

Bisa dibilang cahaya matahari merupakan komponen kimia yang sangat dibutuhkan oleh suatu organisme agar dapat melakukan proses fotosintesis.

5.) Tanah dan Batu

Tanah dan batu merupakan komponen fisik yang dimanfaatkan oleh hampir semua organisme dan dijadikan tempat tinggal sekaligus tempat untuk berkembangbiak.

Baca Juga :  Manfaat Perkembangbiakan Generatif

6.) Iklim

Illim atau kondisi cuaca yang lama di suatu daerah memberikan pengaruh penting terhadap sebuah ekosistem dan makhluk hidup yang ada di dalamnya.

 

Macam-macam Ekosistem

Ekosistem sendiri dibagi ke dalam beberapa macam dan berikut adalah penjelasan lengkapnya :

Ekosistem Darat (Terestrial)

Ekosistem darat ini lingkungan fisiknya didominasi oleh daratan sehingga kondisinya sangat dipengaruhi oleh iklim.

Contoh ekosistem darat antara lain :

Beberapa contoh ekosistem darat, diantaranya;

1.) Hutan Hujan Tropis

Hutan hujan tropis merupakan bioma yang kondisinya selalu lembap atau basah dan wilayah ini banyak ditemukan di sekitar garis katulistiwa. Sekitar lintang 0°–10° ke utara dan ke selatan garis khatulistiwa.

2.) Padang Rumput

Merupakan dataran yang tidak memiliki pohon dan biasanya pohon hanya ditemukan di dekat danau mau pun sungai dan lebih dipenuhi oleh tumput pendek.

3.) Sabana

Merupama padang rumput yang penuh dengan semak atau perdu dan diselingi dengan beberapa jenis pohon seperti akasia dan pohon palem.

4.) Gurun

Gurun adalah daerah dengan sedikit curah hujan dan hanya mendapat hujan sekitar dari 250 mm per tahun.

5.) Hutan Gugur

Merupakan bioma hutan yang ada di wilayah tropika dan subtropika dan memiliki iklim hangat sepanjang tahun dengan musim kemarau panjang selama beberapa bulan.

6.) Taiga

Adalah hutan yang tersusun dari satu spesies seperti pinus, conifer dan lainnya dengan rusa besar, rubah, beruang hitam dan serigala sebagai hewan yang biasa tinggal di Taiga.

7.) Tundra

Bioma ini memiliki suhu yang sangat rendah sehingga membuat pertumbuhan pohon menjadi terhambat. Sehingga wilayah ini sering disebut dengan wilayah tanpa pohon.

8.) Kars (Batu Gamping atau Gua)

Baca Juga :  Fungsi Ekonomis Hutan Mangrove

Merupakan bentuk permukaan bumi yang terbentuk dari pelarutan batuan, wilayah ini biasanya berupa tempat tertutup, drainase dan gua.

 

Ekosistem Air (Akuatik)

Ekosistem air merupakan komponen abiotik yang didominasi dengan air atau wilayah perairan. Berikut ini contoh ekosistem air dan penjelasannya :

1.) Air Tawar

Adalah ekosistem yang mempunyai kadar garam rendah seperti danau, sungai mau pun rawa.

2.) Air Laut

Merupakan wilayah perairan dengan kadar garam tinggi yang terdiri dari perairan dalam, pantai pasir dangkal atau bitarol hingga ekosistem pasang surut.

3.) Estuari

Merupakan perairan semi tertutup dengan badan air yang memiliki hubungan terbuka antara perairan laut dan tawar.

4.) Terumbu Karang

Merupakan ekosistem bawah laut dengan binatang karang yang bersatu untuk membentuk struktur kalisum karbonat. Atau semacam batu kapur.

5.) Lamun

Merupakan kelompok tumbuh-tumbuhan berbunga yang hidup di wilayah perairan laut datau di pantai dangkal.

 

Ekosistem Buatan

Ekosistem terbentuk akibat hasil campur tangan manusia dan pembuatannya dilakukan dengan tujuan tertentu. Contoh ekosistem buatan adalah :

1.) Bendungan

2.) Sawah irigasi

3.) Sawah tadah hujan (agroekosistem)

4.) Perkebunan kelapa sawit

5.) Hutan tanaman produksi (jati dan pinus)

6.) Ekosistem ruang angkasa

 

Apa yang Dimaksud dengan Ekosistem sudah sahabat biologi ketahui lebih lengkap kini berkat ulasan di atas ya. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada ulasannya lainnya.

 

Baca juga artikel kami lainnya :