Antibodi – Mengenal dan Memahami Antibodi dan Jenis Tertentu

Posted on

Antibodi

Ekosistem.com – Antibodi merupakan salah satu komponen yang sangat penting bagi tubuh kita. Karena antibodi merupakan salah satu sistem pertahanan tubuh yang ada di sistem kekebalan tubuh.

Sehingga bisa dibilang jika antibodi merupakan bagian yang sangat penting bagi kesehatan tubuh manusia.

Sistem inilah yang membantu tubuh kita untuk melawan bahkan menetralisasikan berbagai macam zat asing yang mencoba masuk ke tubuh. Seperti bakteri, virus, kuman hingga zat kimia yang berbahaya.

 

Pengertian Antibodi

Antibodi sendiri merupakan sebuah satu zat kimia yang ada dan sifatnya beredar pada aliran darah tubuh kita. Selain itu antibodi juga merupakan bagian dari sistem imunitas dan juga kekebalan tubuh. Fungsi penting dari antibodi pada tubuh sendri adalah sebagai benteng pelindung dan pertahanan bagi tubuh terhadap antigen.

Antigen ini meliputi bakteri, virus hingga zat beracun yang dapat menyebabkan penyakit.

Antibodi dapat bekerja secara spesifik dengan cara selalu menempel pada antigen. Antigen adalah benda asing atau zat yang masuk ke tubuh kita, dan zat ini dianggap berbahaya bagi sistem kekebalan dan kesehatan tubuh.

Sel darah putih sendiri merupakan sel yang memproduksi antibodi sebagai respon yang ada pada tubuh untuk melawan virus, bakteri mau pun zat berbahaya yang mampu menyebabkan berbagai macam penyakit dan infeksi.

 

Struktur Dasar Antibodi

Jika dilihat dari strukturnya, antibodi terdiri dari molekul protein dan bentuknya seperti huruf Y. Dengan dua rantai polipeptida berat serta dua rantai polipeptida ringan.

Masing masing pada antibodi memiliki rantai atas dengan fungsi sebagai pengikat pada antigen.

Simak gambar rantai antibodi di bawah ini :

Rantai ini pun membantu antibodi agar bisa diatur dan memberikan rangsangan respon imun yang tepat.

Baca Juga :  Bagian-Bagian Ginjal Fungsi dan Penjelasannya

 

Fungsi Antibodi

Antibodi memiliki kemampuan dalam mengenali hingga menempel dan melekat pada antigen yang dikenal dapat menjadi penyebab adanya penyakit pada tubuh. Zat antibodi bersifat sebagai penanda ketika melihat antigen yang masuk ke dalam tubuh.

Lalu antibodi akan memberikan sinyal pada sel darah putih agar menyerang zat asing tersebut.

 

Jenis-jenis Antibodi

Antibodi yang disebut dengan immunoglobulin ini terdiri dari beberapa jenis, berikut ini penjelasannya :

1.) Immunoglobulin A (IgA)

Antibodi IgA adalah antibodi yang paling umum dan sering ditemukan di dalam tubuh kita dan paling sering terlibat dalam proses terjadinya reaksi alergi pada tubuh.

Pada tubuh kita antibodi Ig A inilah yang paling banyak ditemui pada lapisan mukosa atau selaput lendir pada tubuh. Terutama yang melapisi saluran pernapasan serta saluran pencernaan dalam tubuh.

Antibodi ini banyak ditemukan di cairan tubuh seperti air mata, dahak, air liur, ASI hingga cairan vagina.

 

2.) Immunoglobulin E (IgE)

Antibodi IgE secara umum bisa ditemukan pada aliran darah namun jumlahnya juga sedikit. Antibodi ini bisa bertambah atau meningkat jumlahnya pada saat tubuh mengalami reaksi peradangan yang diakibatkan oleh adanya alergi.

 

3.) Immunoglobulin G (IgG)

Antibodi IgG merupakan antibodi yang ada di dalam darah dan cairan tubuh lain dengan jumlah yang banyak. Pada saat antigen seperti virus, bakteri hingga zat kimia tertentu masuk ke dalam tubuh.

Maka antibodi ini akan mengingatkan sel darah putih dan membentuk antibodi IgE agar dapat melawan antigen berbahaya tersebut.

 

4.) Immunoglobulin M (IgM)

Antibodi ini mampu meningkatkan jumlahnya dalam watu yang singkat ketika terjadi infeksi pada tubuh. Karena tubuh akan membuat antibodi IgM akan pertama kali menghadapi virus yang masuk ke tubuh sebagai bentuk pertahanan yang ada pada tubuh kita.

Baca Juga :  Reptil – Pengertian, Ciri-ciri Beserta Contohnya

Setelah melawan virus yang masuk dalam tubuh maka kadar IgM pun akan menurun lalu sel darah putih akan memproduksi antibodi IgG.

 

Sifat Antibodi

Ketika benda asing memasuki tubuh dibutuhkan 10 hingga 14 hari untuk zat antibodi terbentuk dengan baik. Komponen antibodi ini dapat ditemukan dalam darah dan cairan nonselular.

Berikut adalah beberapa sifat antibodi  yang perlu Anda ketahui :

1.) Tidak tahan terhadap sinar matahari karena itu, antibodi biasanya disimpan dalam lemari pendingin dan dibekukan.

2.) Dapat larut dalam darah, terutama sel plasma.

3.) Dapat bereaksi dengan antigen dengan cara yang spesifik dan sempurna.

4.)Dibuat di sumsum tulang belakang, kelenjar getah bening atau limfa, hati, dan organ lainnya, bergantung pada lokasi pembentukan sel darah putih.

5.) Terdiri dari zat yang sifatnya menempel pada gamma globulin.

 

Jenis-jenis Penyakit Antibodi

Biasanya penyakit ini juga disebut sebagai masalah AutoImun yang menyerang tubuh dan organ-organ tertentu.

Diyakini bahwa tubuh membentuk Antigen untuk tubuh itu sendiri karena adanya virus dan bakteri.

Berikut adalah beberapa jenis penyakit akibat antibodi yang harus Anda perhatikan :

1.) Psoriasis yang menyerang kulit sebenarnya dimulai dengan pembentukan antibodi yang terlalu aktif pada kulit.

2.) Lupus, karena sistem kekebalan tubuh menyerang sel-selnya sendiri seperti saraf, paru-paru, ginjal, dan bagian tubuh lainnya.

3.) Diabetes mellitus tipe 1, di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel pankreas, menghambat pembentukan hormon insulin dan meningkatkan kadar gula darah.

4.) Reumatoid Artritis adalah penyebab utama peradangan sendi, yang memungkinkan sistem kekebalan tubuh merespons peradangan.

Namun, setelah sistem kekebalan tubuh terbentuk, ia menyerang lapisan pengikat dan menyebabkan kerusakan di area ini.

Baca Juga :  Simbiosis Komensalisme - Pengertian, Penjelasan, dan 10 Contohnya

 

Beberapa penyakit ini ada dan telah ditemukan di masyarakat. Terlepas dari gaya hidup yang tidak sehat, Maka antibodi juga Akan terganggu.

Maka jagalah kesehatan dengan beristirahat yang cukup, olah raga, dan makan makanan yang bergizi.

Demikian pembahasan kali ini mengenai antibodi, semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

 

Artikel Terkait:

  1. Pengertian Sel Jaringan, Struktur dan Funsinya
  2. Enzim dan Komponen Enzim
  3. Penyebab Stres Karena Faktor Biologis