Anatomi Tubuh Manusia terlengkap – Bagian beserta fungsi dan gambarnya

Posted on

Anatomi Tubuh Manusia – Bagian beserta fungsi dan gambarnya

Sebagai makhluk hidup organ tubuh merupakan faktor penting didalam bertahan untuk hidup. Tanpa adanya salah satu organ tubuh ini maka akan menyebabkan efek samping ditubuh yang dapat menyebabkan berbagai macam keluhan sampai penyakit, kelainan atau bahkan kematian. Memang beberapa organ tubuh ada yang tidak menyebabkan kematian jika kehilangan beberapa organ tersebut. Namun walaupun tidak berefek pada kematian ini akan berefek pada kemampuan tubuh atau daya stabilitas tubuh.

Ada bebagai macam organ di dalam tubuh manusia. Masing-masing dari organ tersebut akan berkerja sesuai fungsinya masing-masing namun tetap bekerja secara bersamaan di dalam tubuh manusia. Beberapa diantaranya ada yang disebut sebagai organ utama yaitu organ yang terpenting yang berada di dalam tubuh. Organ-organ tersebut mengendalikan sebagian besar fungsi tubuh, jika organ utama mengalami kerusakan akan menyebabkan efek fatal pada kesehatan tubuh. Lalu apa saja organ utama yang berada di tubuh, berikut organ utama yang berada di tubuh.

Otak / Brain

Otak berfungsi sebagai unit pengatur dan pengkoordinir sebagian besar gerakan, prilaku, dan fungsi tubuh homeostatis seperti tekanan darah, detak jantung, suhu tubuh, dan keseimbangan cairan tubuh. Selain itu otak adalah unit yang bertanggung jawab terhadap pengaturan seluruh tubuh dan pemikiran serta fungsi seperti pengenalan, ingatan, emosi, dan segala bentuk pembelajaran

Jantung / Heart

Struktur Jantung :

Jantung manusia memiliki empat ruang yaitu :

  1. Atrium kanan
  2. Atrium kiri
  3. ventricle kanan
  4. ventrikel kiri

jantung memiliki empat katub yaitu :

  1. Katub tricuspid
  2. Katub mitral
  3. Katub aortic
  4. Katub pulmobic

Semua katub ini merupakan katub satu arah.

Cara kerja Jantung :

Darah menjadi kaya oksigen dengan menyerap oksigen didalam paru-paru. Jantung mulai bekerja ketika darah yang kaya akan oksigen terbawa dari paru-paru menuju ke atrium kiri melalui vena pulmanory, saat atrium kiri berileksasi darah akan terpompa masuk ke jantung, saat atrium kiri berkontraksi secara bersamaan ventrikel kiri akan berileksasi, atrium kiri menekan darah menuju vetricle kiri melalui katub satu arah, ketika petrikel kiri berkontraksi darah akan terpompa menuju aortic dimana darah yang kaya akan oksigen dialirkan menuju tubuh lainnya kecuali paru-paru.

Darah yang kaya akan oksigen mencapai seluruh tubuh melalui pembuluh darah yang disebut arteries, pembuluh darah akan bercabang menjadi capillaries yang selanjutnya akan menjangkau berbagai organ yang berbeda didalam tubuh. Selanjutnya darah akan beroksidinasi lalu pembuluh darah capillaries akan bercampur dan menuju kepembuluh darah yang lebih tebal yang disebut vena, vena akan membawa darah yang miskin oksigen menuju jantung.

Baca Juga :  Komponen Pembekuan Darah – Macam-Macam dan Fungsinya

Pembuluh darah yang membawa darah yang miskis oksigen disebut venacava, darah yang miskin dari seluruh tubuh masuk keruang bagian kanan atas dari jantung yang disebut atrium kanan. Atrium kanan akan berkontraksi dan memungkinkan darah untuk mengalir menuju ventricle kanan melalui katub satu arah, ventricle kanan kemudian berkontraksi dan menekan darah menuju artery pulmonary kemudian membawa darah yang miskin oksigen menuju p[aru-paru, paru-paru kemudian melakukan pertukaran gas terhadap darah sehingga darah kembali kaya akan oksigen, darah selanjutnya akan dialirkan kembali kejantung melalui vena pulmanory dan mengulang kembali siklus sirkulasi tersebut

Paru-paru

Paru-paru terletak didalam rongga dada, diatas diafragma ( sekat yang membatasi rongga dada dan rongga perut )

 

Bagian Paru-paru

paru-paru terdiri dari bagian kanan dan Bagian kiri, bagian kanan terbagi atas tiga lobus yaitu : lobus superior, lobus medius, lobus inferior. Seangkan bagian kanan terbagi atas dua lobus yaitu : lobus superior dan lobus interior. diantara bagian kanan dan kiri paru-paru ada juga yang disebut trakea, trakea memiliki cabang yang disebut bronkus, kemudian bronkus ini didalam paru-paru memiliki cabang lagi yaitu : bronkus sekunder, bronkus tersier, dan bronkiolus.

 

Fungsi Paru-paru

Paru-paru sebagai alat ekskresi : mengeluarkan C02 dan H2O yang diangkut oleh darah dari jaringan tubuh menuju paru-paru. CO2 dan H2O diekskkresikan melalui proses yang dinamakan ekspirasi

 

Proses pertukaran O2 dan CO2

Udara keluar masuk melalui alvelus secara difusi ( perpindahan dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah ), darah yang miskin oksigen tapi kaya karbon dioksida masuk kepembuluh darah, kemudian karbon dioksida berdifusi kedalam alveolus, oksigen berdifusi kedalam sel darah merah. darah yang sudah kaya oksigen bisa keluar dari paru paru

 

Pankreas

Pankreas adalah suatu organ yang terletak dibelakang dan bawah dari lambung, yang mempunyai komponen eksokrin maupun endokrin. Bagian eksokrin terutama terdiri dari sel asinus yang mengeluarkan sekresinya berupa enzim-enzim pencernaan, sedangkan bagian endokrin terutama terdiri dari pulau-pulau langerhans yang memiliki beberapa jenis sel berbeda yaitu sel alfa, sel beta, dan sel delta yang mengeluarkan beberapa hormon, yang meliputi insulin, glukagon, dan hormon somatostatin.

Secara anantomi pankreas merupakan organ aksesoris pada sistem pencernaan manusia yang terbagi menjadi beberapa bagian yaitu :

  1. Bagian Cauda atau ekor yang berhubungan langsung dengan hilus lienalis.
  2. Daerah corpus atau badan pankreas yang menjelang garis tengah ( corpus )
  3. Daerah collum pankreas yang merupakan bagian pankreas yang mengecil ( collumn ) yang menghubungkan antara caput dan corpus pankreas .
  4. Caput pankreas yang memiliki bentuk seperti cakram dan terletak dibagian cekungan duodenum.
  5. Sebagian dari caput ini meluas kekiri membentuk tonjolan yang dinamakan processus uncinatus.
  6. Saluran pada pankreas yaitu ductus ancreatiucus berjalan mulai dari cauda pankreas dan menerima banyak cabang pada perjalanannya saluran ini bermuara ke duodenum melalui dua jalur : yang pertama papilla doudeni major, jalur yang kedua yaitu papilla duodeni minor.
Baca Juga :  Rangka Manusia – Struktur Dan Gambarnya Terlengkap

Enzim-enzim Pencernaan yang dikeluarkan Pankreas

Pankreas mengeluarkan enzim lipase yang merupakan satu satunya enzim disaluran cerna yang dapat mencerna lemak, dimana fungsi lipase adalah menghidrolisis trigli serida menjadi molekul monogliserida dan asam lemak bebas yaitu satuan asam lemak yang dapat diserap, selanjutnya zat nutrien ini akan digunakan menjadi sumber energi melalui pembentukan ATB dan berperan dalam setabilisasi membran sel.

Pada kondisi acetyl coa yang berlebih maka acetyl coa ini akan diubah menjadi benda keton, benda keton ini dapat digunakan sebagai cadangan energi apabila kadar glukosa rendah pada darah seperti diabetes tidak terkontrol atau kelaparan yang lama.

Pankreas juga mengeluarkan enzim proteolitik yang sangat penting, enzim ini disekresikan dalam bentuk in aktif untuk mencegah terjadinya pencernaan organ, enzim tersebut yaitu tripsinogen, kimotripsinogen, dan prokarboks peptidase.

 

Ginjal

Ginjal merupakan alat ekresi utama manusia, ginjal berbentuk seperti kacang merah dengan warna keunguan dan jumlahnya ada dua letaknya didaerah pinggang sebelah kiri dan kanan tulang belakang.

Bobot ginjal orang dewasa antara 120-150 gram, jika dibelah struktur ginjal ada tiga bagian :

Struktur Ginjal

kulit ginjal atau korteks yang terletak dibagian luar
sumsum ginjal atau medula yang terletak pada bagian tengah
Rongga ginjal atau pelvis atau piala ginjal yang terletak dibagian paling dalam.

Didalam korteks terdapat penyaring darah atau nefron, setiap nefron tersusun dari badan malpighi dan saluran panjang bergulung atau sering disebut tubulus.

Badan malpighi tersusun atas glomerulus yang diselumbungi kapsula browman atau saluran tubulus proksimal letaknya dekat dengan badan malpighi dan tublus distal letaknya jauh dari badan malpighi, kedua tublus ini dihubungi oleh lengkung henle.

Proses pembentukan Urine

Ginjal berperan menyaring darah yang hasil akhirnya berupa urine, urine dihasilkan melalui tiga tahapan yaitu : fitrasi, reabsorbsi, dan sekresi. Filtrasi terjadi dibadan malpighi, plasma darah, dan zat yang terlarut didalamnya disaring oleh glomerulus didalam malpighi, dan setelah disaring dimalpighi darah keluar melalui vena ginjal, hasil saringan kemudian masuk keruangan kapsula bowman kemudian mengalir ketubulus dan muara dirongga ginjal.

Urine Primer ini mengandung :Air,protein,Glukosa,Asam Amino,Urea,dan Ion Anorganik

filtrat Glomerulus atau Urine Primer mengalami tahap reabsorbsi yang terjadi didalam tublus proksimal dan lengkung henle, proses ini dilakukan oleh sel-sel epitelium diseluruh tublus ginjal, banyaknya zat yang di reabsorbsi tergantung kebutuhan tubuh sat itu. zat zat yangdireabsorbsi ialah glukosa, asam amino, garam atau natrium klorida. Zat ini masuk semua kedalam pembuluh darah disekitar tubulus, setelah tiba dilengkung henle volume filtrat telah berkurang, hasil tahap reabsorbsi ini dinamakan urine sekunder atau filtrat tubulus.

Baca Juga :  Organ Pada Manusia – Sistem, Fungsi, Dilengkapi Dengan Gambar

kandungan urine sekunder ialah : air,garam, urea, dan pigmen empedu yang memiliki fungsi mewarnai dan membuat bau urine. Selanjutnya urine sekunder mengalir masuk dalam tubulus kontortus distal kemudian terjadi kembali penyerapan zat-zat sisa atau zat lebih serta kelebihan air diserap sehingga terbentuklah urine.

Tahap pengeluaran atau augmentasi atau sekresi, urine sekunder dari tubulus kontortus distal akan turun menuju saluran pengumpul atau tubulus kolektivus kemudain dibawa ke pelvis renalis lalu ke ureter menuju kantong kemih.

 

Mata

Mata merupakan organ penglihatan yang dapat melihat suatu objek dan dapat melihat suatu warna melalui beberapa organ pada sistem penglihatannya yaitu mata.

Usus

Usus merupakan organ tubuh yang bekerja pada sistem pencernaan. Usus menjadi jalur keluar masuknya suatu makanan yang merupakan hasil metabolisme dari tubuh. Usus akan bekerja sebagai pemrosesan makanan dari hasil tubuh yang kemudian dikeluarkan lagi dari dalam tubuh.

Kelenjar paratiroid

Kelenjar paratiroid merupakan empat kelenjar endokrin kecil yang letaknya di leher dan masing masing dari kelenjar ini memiliki ukuran sebesar butir beras, fungsinya adalah untuk menghasilkan kelenjar paratiroid yang mampu mengontrol jumlah kalsium di dalam tulang.

Faring

Faring merupakan bagian dari kedua sistem pernapasan dan pencernaan dan letaknya berada di bawah mulut dan rongga hidung serta di atas esofagus dan laring, fungsinya sendiri adalah untuk menyaring udara yang masuk ke sistem pernapasan manusia.

Laring

 

Laring
Laring

Laring merupakan struktur tulang rawan yang letaknya di atas trakea dan berisi pita suara dan memiliki fungsi untuk memberikan nada suara pada saat manusia berbicara.

Timus

Timus merupakan kelenjar yang memiliki bentuk seperti piramida dan terletak tepat di bawah leher, timus merupakan salah satu organ yang paling khusus dari sistem kekebalan tubuh dan memiliki fungsi untuk menghasilkan limfosit sel-T yang  dapat membantu dalam mengembangkan kekebalan tubuh terhadap serangan berbagai macam penyakit.

Bagian-bagian organ di dalam tubuh memang beragam. Secara garis besar ke 7 organ diatas merupakan organ utama di dalam makhluk hidup. Organ utama bekerja dengan cara yang berbeda-beda namun melengkapi dalam suatu sistem. Organ utama tersebut tentu harus kita jaga kesehatanya karena merupakan faktor penting bagi sistem tubuh. Tanpa adanya organ tersebut sistem tubuh tidak akan bekerja semestinya.

Nah itulah pembahasan tentang organ tubuh dan semoga dapat menambah pembelajaran bagi kita semua. Sekian dan sampai jumpa di artikel berikutnya.

Artikel Lainnya :