Anatomi Tubuh Manusia terlengkap – Bagian beserta fungsi dan gambarnya

Posted on

Anatomi Tubuh Manusia

 

Ekosistem.co.id – Anatomi Tubuh Manusia merupakan salah satu cabang ilmu biologi yang cukup penting untuk dipelajari. Karena hal ini memiliki keterkaitan dengan tubuh manusia. Ya, tubuh kita sendiri adalah hal yang sangat penting untuk dipelajari.

Sebagai makhluk hidup organ tubuh merupakan faktor penting di dalam bertahan untuk hidup. Dan memang jika salah satu organ mengalami masalah maka efeknya akan sangat tidak baik bagi tubuh dan menyebabkan beberapa keluhan.

Sampai penyakit, kelainan atau bahkan kematian. Memang beberapa organ tubuh ada yang tidak menyebabkan kematian jika kehilangan beberapa organ tersebut. Namun walaupun tidak berefek pada kematian ini akan berefek pada kemampuan tubuh atau daya stabilitas tubuh.

Di dalam tubuh manusia terdapat banyak sekali organ dengan fungsi dan keunikannya masing-masing. Setiap organ memiliki tugas tersendiri, namun ada beberapa organ yang saling bekerja sama untuk menjaga semua system di dalam tubuh berjalan baik.

Di antara semua organ ada beberapa  organ yang disebut dengan organ inti atau organ utama. Organ-organ tersebut mengendalikan sebagian besar fungsi tubuh, jika organ utama mengalami kerusakan akan menyebabkan efek fatal pada kesehatan tubuh. Lalu apa saja organ utama yang berada di tubuh, berikut organ utama yang berada di tubuh.

 

 

Anatomi Tubuh Manusia dan Fungsinya

1.) Otak

Otak memiliki fungsi untuk menjadi unit pengatur serta koordinasi hampir semua geraan dan perilaku manusia. Otak juga berfungsi sebagai pengatur tekanan darah, suhu tubuh, detak jantung hingga menyeimbangkan cairan dalam tubuh.

Otak juga memiliki tanggung jawab untuk mengatur semua fungsi yang ada di dalam tubuh. Termasuk fungsi ingatan, pengenalan, emosi hingga semua bentuk pembelajaran.

 

2.) Jantung

 

Jantung merupakan organ tubuh manusia yang terdiri dari sekumpulan otot dengan fungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh kita. Jantung yang normal akan berdetak sebanyak 72 kali per menitnya dan dapat memompa 4 hingga 7 liter darah setiap menit meski dalam keadaan istirahat.

 

Struktur Jantung

Jantung manusia memiliki empat ruang yaitu :

1.) Atrium kanan

2.) Atrium kiri

3.) Ventricle kanan

4.) Ventrikel kiri

 

Jantung memiliki empat katub yaitu :

1.) Katub tricuspid

2.) Katub mitral

3.) Katub aortic

4.) Katub pulmobic

Semua katub yang ada pada Jantung ini merupakan katub satu arah.

 

Cara Kerja Jantung

Darah menjadi kaya oksigen dengan menyerap oksigen didalam paru-paru. Jantung mulai bekerja ketika darah yang kaya akan oksigen terbawa dari paru-paru menuju ke atrium kiri melalui vena pulmanory.

Saat atrium kiri berileksasi darah akan terpompa masuk ke jantung, saat atrium kiri berkontraksi secara bersamaan ventrikel kiri akan berileksasi. Atrium kiri menekan darah menuju vetricle kiri melalui katub satu arah.

Ketika petrikel kiri berkontraksi darah akan terpompa menuju aortic dimana darah yang kaya akan oksigen dialirkan menuju tubuh lainnya kecuali paru-paru.

Darah yang kaya akan oksigen mencapai seluruh tubuh melalui pembuluh darah yang disebut arteries. Pembuluh darah akan bercabang menjadi capillaries yang selanjutnya akan menjangkau berbagai organ yang berbeda didalam tubuh.

Baca Juga :  Fungsi Sentriol – Pengertian Dan Strukurnya

Selanjutnya darah akan beroksidinasi lalu pembuluh darah capillaries akan bercampur dan menuju kepembuluh darah yang lebih tebal yang disebut vena. Vena akan membawa darah yang miskin oksigen menuju jantung.

Pembuluh darah yang membawa darah yang miskis oksigen disebut venacava. Darah yang miskin dari seluruh tubuh masuk keruang bagian kanan atas dari jantung yang disebut atrium kanan.

Atrium kanan akan berkontraksi dan memungkinkan darah untuk mengalir menuju ventricle kanan melalui katub satu arah. Ventricle kanan kemudian berkontraksi dan menekan darah menuju artery pulmonary kemudian membawa darah yang miskin oksigen menuju p[aru-paru.

Paru-paru kemudian melakukan pertukaran gas terhadap darah sehingga darah kembali kaya akan oksigen. Darah selanjutnya akan dialirkan kembali kejantung melalui vena pulmanory dan mengulang kembali siklus sirkulasi tersebut

 

3.) Paru-paru

Paru-paru terletak di dalam rongga dada, diatas diafragma ( sekat yang membatasi rongga dada dan rongga perut ).

 

Bagian Paru-paru

Paru-paru terdiri dari bagian kanan dan Bagian kiri, bagian kanan terbagi atas tiga lobus yaitu : lobus superior, lobus medius, lobus inferior.

Seangkan bagian kanan terbagi atas dua lobus yaitu : lobus superior dan lobus interior. Diantara bagian kanan dan kiri paru-paru ada juga yang disebut trakea, trakea memiliki cabang yang disebut bronkus.

Kemudian bronkus ini didalam paru-paru memiliki cabang lagi yaitu : bronkus sekunder, bronkus tersier, dan bronkiolus.

 

Fungsi Paru-paru

Fungsi utama dari organ ini ialah untuk menjadi alat ekskresi dengan mengeluarkan zat CO2 dan H20. Zat ini diangkut oleh darah dari jaringan tubuh menuju ke paru-paru kita. Untuk kemudian diekskresikan lewat proses yang disebut dengan proses ekspirasi.

 

Proses Pertukaran O2 dan CO2

Udara keluar masuk melalui alvelus secara difusi ( perpindahan dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah ). Darah yang miskin oksigen tapi kaya karbon dioksida masuk kepembuluh darah.

Kemudian karbon dioksida berdifusi kedalam alveolus, oksigen berdifusi kedalam sel darah merah. darah yang sudah kaya oksigen bisa keluar dari paru paru.

 

4.) Pankreas

Pankreas adalah suatu organ yang terletak dibelakang dan bawah dari lambung, yang mempunyai komponen eksokrin maupun endokrin.

Bagian eksokrin terutama terdiri dari sel asinus yang mengeluarkan sekresinya berupa enzim-enzim pencernaan.

Sedangkan bagian endokrin terutama terdiri dari pulau-pulau langerhans yang memiliki beberapa jenis sel berbeda yaitu sel alfa, sel beta, dan sel delta. Yang mengeluarkan beberapa hormon, yang meliputi insulin, glukagon, dan hormon somatostatin.

Secara anantomi pankreas merupakan organ aksesoris pada sistem pencernaan manusia yang terbagi menjadi beberapa bagian yaitu :

1.) Bagian Cauda atau ekor yang berhubungan langsung dengan hilus lienalis.

2.) Daerah corpus atau badan pankreas yang menjelang garis tengah ( corpus ).

3.) Daerah collum pankreas yang merupakan bagian pankreas yang mengecil ( collumn ) yang menghubungkan antara caput dan corpus pankreas.

4.) Caput pankreas yang memiliki bentuk seperti cakram dan terletak dibagian cekungan duodenum.

5.) Sebagian dari caput ini meluas kekiri membentuk tonjolan yang dinamakan processus uncinatus.

6.) Saluran pada pankreas yaitu ductus ancreatiucus berjalan mulai dari cauda pankreas dan menerima banyak cabang pada perjalanannya. Saluran ini bermuara ke duodenum melalui dua jalur : yang pertama papilla doudeni major, jalur yang kedua yaitu papilla duodeni minor.

 

Baca Juga :  Hormon Giberelin–Pengertian, Letak, dan Fungsinya

Enzim-enzim Pencernaan yang dikeluarkan Pankreas

Pankreas mengeluarkan enzim lipase yang merupakan satu satunya enzim disaluran cerna yang dapat mencerna lemak. Di mana fungsi lipase adalah menghidrolisis trigli serida menjadi molekul monogliserida dan asam lemak bebas yaitu satuan asam lemak yang dapat diserap.

Selanjutnya zat nutrien ini akan digunakan menjadi sumber energi melalui pembentukan ATB dan berperan dalam setabilisasi membran sel.

Pada kondisi acetyl coa yang berlebih maka acetyl coa ini akan diubah menjadi benda keton. Benda keton ini dapat digunakan sebagai cadangan energi apabila kadar glukosa rendah pada darah seperti diabetes tidak terkontrol atau kelaparan yang lama.

Pankreas juga mengeluarkan enzim proteolitik yang sangat penting, enzim ini disekresikan dalam bentuk in aktif untuk mencegah terjadinya pencernaan organ. Enzim tersebut yaitu tripsinogen, kimotripsinogen, dan prokarboks peptidase.

 

5.) Ginjal

Ginjal merupakan alat ekresi utama manusia, ginjal berbentuk seperti kacang merah dengan warna keunguan dan jumlahnya ada dua letaknya didaerah pinggang sebelah kiri dan kanan tulang belakang.

 

Bobot ginjal orang dewasa antara 120-150 gram, jika dibelah struktur ginjal ada tiga bagian, seperti berikut!

 

Struktur Ginjal

1.) Kulit ginjal atau korteks yang terletak dibagian luar.

2.) Sumsum ginjal atau medula yang terletak pada bagian tengah.

3.) Rongga ginjal atau pelvis atau piala ginjal yang terletak dibagian paling dalam.

 

Di dalam korteks terdapat penyaring darah atau nefron, setiap nefron tersusun dari badan malpighi dan saluran panjang bergulung atau sering disebut tubulus.

Badan malpighi tersusun atas glomerulus yang diselumbungi kapsula browman atau saluran tubulus proksimal letaknya dekat dengan badan Malpighi. Dan tublus distal letaknya jauh dari badan malpighi, kedua tublus ini dihubungi oleh lengkung henle.

 

Proses pembentukan Urine

Ginjal berperan menyaring darah yang hasil akhirnya berupa urine, urine dihasilkan melalui tiga tahapan yaitu : fitrasi, reabsorbsi, dan sekresi. Filtrasi terjadi dibadan malpighi, plasma darah, dan zat yang terlarut didalamnya disaring oleh glomerulus didalam Malpighi.

Dan setelah disaring dimalpighi darah keluar melalui vena ginjal, hasil saringan kemudian masuk keruangan kapsula bowman. Kemudian mengalir ketubulus dan muara di rongga ginjal.

Urine Primer memiliki kandungan di antaranya seperti air, protein, glukosa, asam amino, urea serta ion anorganik. Banyaknya zat yang di reabsorbsi tergantung kebutuhan tubuh sat itu.

Zat zat yangdireabsorbsi ialah glukosa, asam amino, garam atau natrium klorida. Zat ini masuk semua kedalam pembuluh darah di sekitar tubulus, setelah tiba dilengkung henle volume filtrat telah berkurang.

Hasil tahap reabsorbsi ini dinamakan urine sekunder atau filtrat tubulus.

Kandungan urine sekunder ialah : air,garam, urea, dan pigmen empedu yang memiliki fungsi mewarnai dan membuat bau urine. Selanjutnya urine sekunder mengalir masuk dalam tubulus kontortus distal.

Kemudian terjadi kembali penyerapan zat-zat sisa atau zat lebih serta kelebihan air diserap sehingga terbentuklah urine.

Baca Juga :  Mitokondria – Struktur, Karakter dan Fungsi

Tahap pengeluaran atau augmentasi atau sekresi, urine sekunder dari tubulus kontortus distal akan turun menuju saluran pengumpul atau tubulus kolektivus. Kemudain dibawa ke pelvis renalis lalu ke ureter menuju kantong kemih.

 

6.) Mata

Mata tidak hanya merupakan organ penting di dalam tubuh kita, namun mata termasuk salah dari lima panca indra. Fungsi mata adalah sebagai organ penglihatan yang digunakan untuk melihat semua objek di depan kita dan mengenalinya.

 

Bagian Bagian Mata

1.) Kornea

2.) Iris

3.) Pupil

4.) Sklera.

5.) Konjungtiva

6.) Retina

7.) Rongga vitreous

8.) Makula

9.) Saraf Optik

 

7.) Usus

Usus sendiri merupakan bagian system pencernaan yang diawali dari lambung dan berakhir di anus. Pada usus ini sendiri terdapat dua bagian. Pertama usus halus yang terbagi menjadi usus dua belas jari, usus kosong dan usus penyerapan.

Dan yang kedua adalah usus besar yang dibagi menjadi usus buntu, rectum dan usus besar.

Usus bertugas sebagai jalur keluar masuknya makanan dan minuman yang kita konsumsi. Makanan dan minuman ini sudah berupa metabolism yang dihasilkan dari tubuh dan digunakan lagi untuk tubuh kita.

Sementara yang tidak berguna akan dibuang atau dikeluarkan dari dalam tubuh kita melalui sistem pencernaan.

 

8.) Kelenjar Paratiroid

Kelenjar paratiroid adalah empat kelenjar endokrin kecil yang terletak di leher, kelenjar ini pun masing masing memiliki ukuran kecil, hanya sebesar butir beras saja.

Fungsi dari kelenjar paratiroid ini adalah sebagai pengontrol jumlah kalsium yang ada pada tulang di dalam tubuh kita.

 

9.) Faring

Faring bertugas sebagai pembantu pada sistem pernapasan dan sistem pencernaan dalam tubuh serta terletak di bawah rongga hidung dan mulut, laring dan esofagus. Fungsi dari faring adalah sebagai penyaring udara ketika udara masuk ke sistem pernapasan manusia.

 

10.) Laring

Laring

Laring adalah struktur tulang rawan dan terletak di atas trakea, laring ini berisikan pita suara dengan fungsi untuk memberi nada suara pada saat kita berbicara.

 

11.) Timus

Timus adalah organ tubuh manusia yang berbentuk kelenjar dengan struktur menyerupai sebuah piramida. Timus terletak tepat di bawah leher kita dan bisa dibilang organ satu ini memiliki fungsi khusus bagi system kekebalan tubuh kita. Sebab timus merupakan organ penghasil limfosit sel-T.

Fungsinya adalah untuk membantu proses pengembangan kekebalan tubuh dari segala macam serangan penyakit yang berbahaya.

 

Bagian-bagian organ di dalam tubuh memang beragam. Secara garis besar ke 7 organ diatas merupakan organ utama di dalam makhluk hidup. Organ utama bekerja dengan cara yang berbeda-beda namun melengkapi dalam suatu sistem.

Nah itulah pembahasan tentang anatomi tubuh manusia dan semoga dapat menambah pembelajaran bagi kita semua. Sekian dan sampai jumpa di artikel berikutnya.

 

Artikel Lainnya :