Anabolisme – Pengertian, Tahapan, Perbedaan Anabolisme Dan Katabolisme

Posted on

Hai sahabat biologi, pada kesempatan kali ini kami memberikan ulasan penting mengenai anabolisme. Mulai dari pengertian, tahapan hingga perbedaan antara anabolisme dan katabolisme.

Jadi apa saja ya, perbedaan antara anabolisme dan katabolisme, mari sahabat biologi cari tahu penjelasannya pada ulasan di bawah ini.

 

Pengertian Anabolisme

Jika dilihat dari pengertiannya sendiri, anabolisme ini adalah sebuah proses yang dilakukan untuk menyusun senyawa yang sederhana dan diubah menjadi senyawa yang lebih lengkap atau lebih komplek. Senyawa komplek ini biasanya disebut dengan senyawa makromolekul.

Nah, dari makromolekul ini lah akhirnya dapat dibuat menjadi beberapa macam bentuk. Misalnya seperti asam nukleat, lemak, karbohidrat dan protein. Anabolisme bisa terjadi melalui dua cara, yaitu fotosintesis dan kemosintesis.

Anabolisme dari fotosintesis bisa terjadi jika energi bersumber dari cahaya, dan anabolisme dari kemosintesis energinya bersumber dari bahan kimia.

Fotosintesis dalam tanaman bisa melaui dua tahapan, yakni reaksi gelap yang mampu menghasilkan oksigen bersama dengan karbohidrat. Dan reaksi terang yang akhirnya mampu menciptakan ATP bersamaan dengan  NADPH.

 

Anabolisme,Metabolisme,Katabolisme
Anabolisme,Metabolisme,Katabolisme

 

Tahapan Anabolisme

Tahapan anabolisme terjadi dalam beberapa proses di bawah ini,

1.) Tahapan pertama adalah tahapan prekursor, contohnya bisa dilihat dari asam amino, lalu ada nukleotida hingga monosakarida.

2.) Lalu terjadi proses aktivasi senyawa. Proses ini menjadi bentuk reaktif dengan cara memanfaatkan energi yang asalnya dari energi ATP.

3.) Tahapan ketiga adalah proses penggabungan prekursor yang diubah menjadi molekul kompleks. Misalnya seperti protein, lemak, polisakarida hingga asam nukleat.

Baca Juga :  Vitamin D – Beragam Sumber dan Manfaatnya

 

Fungsi Anabolisme

Anabolisme juga bisa sahabat biologi sebut juga sebagai bagian dari sebuah proses metabolisme konstruktif. Karena proses anabolisme mempunyai hubungan dengan fungsi anabolisme yang bertugas menjadi pembangun sel baru.

Fungsi sel baru ini sendiri digunakan untuk menjagaga kesehatan dari jaringan pada tubuh. Dan juga berfungsi untuk menyimpan energi yang digunakan nanti.

Fungsi lain dari anabolisme ini yakni digunakan untuk mengubah molekul kecil ke dalam bentuk yang kompleks. Misalnya seperti karbohidrat, lemak hingga protein.

Dan agar dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik dan benar, anabolisme sendiri dibantu oleh hormon tertentu.

 

Berikut ini adalah hormon yang membantu anabolisme :

1.) Hormon Insulin yang diproduksi di pankreas. Hormon ini memiliki tugas sebagai pengatur level glukosa yang ada pada darah kita. Sehingga jika insulin tidak ada, maka akan membuat tubuh kita sulit untuk menyerap glukosa.

2.) Hormon Pertumbuhan diproduksi pada kelenjar pituitari dan bergutas sebagai perangsang pertumbuhan tubuh.

3.) Hormon Testosteron yang berfungsi memberikan pengaruh karakteristik bagi pria. Contohnya pertumbuhan bulu, mengatur suara hingga mengatur kondisi otot dan tulang.

4.) Hormon Esterogen merupakan hormon yang bisa ditemukan pada pria mau pun wanita. Hormon ini sendiri bertugas sebagai penguat massa tulang. Sementara bagi wanita hormon ini tugasnya adalah sebagai pembangun karakteristik pada wanita. Contohnya pertumbuhan pada payudara.

 

Penyakit yang Berhubungan dengan Anabolisme

Proses Anabolisme sendiri bisa terganggu dan jika sudah terganggu maka dapat menimbulkan masalah pada hormon yang ada di dalam tubuh manusia. Tak hanya itu saja, hal ini pun dapat memicu hadirnya beragam penyakit seperti :

1.) Resitensi insulin

2.) Defisiensi hormon pertumbuhan (GHD)

Baca Juga :  Anemon Laut Memakan Microfiber Plastik Limbah Laundry yang mengalir Ke Lautan

3.) Kadar testosteron yang abnormal

4.) Kadar estrogen yang abnormal

 

Sedari tadi kita sudah membahas mengenai anabolisme, nah sebelum akhirnya pembahasan dilanjutkan dengan perbedaan anabolisme dan katabolisme. Sahabat biologi pun harus tahu apa itu katabolisme lewat pengertiannya di bawah ini.

 

( ppembahasan terperincinya tentang fotosintesis sudah kami bahas di artikel kami sebelumnya :Pengertian, Fungsi, Reaksi Terang, Reaksi Gelap pada Fotosintesis secara lengkap ).

 

Pengertian Katabolisme

Dalam istilah pendek, katabilosme bisa diartikan sebagai proses pemecahan atau penguraian senyawa komplek menjadi senyawa sederhana.

Ketika proses katabolisme terjadi, energi akan dilepas untuk mengurai senyawa tersebut. Dalam makhluk hidup, katabolisme bisa dicontohkan melalui perubahan karbohidrat menjadi oksigen yang bisa dihirup dalam proses respirasi.

Katabolisme yang terjadi bisa dibedakan menjadi dua macam, yaitu respirasi dan fermentasi.

Proses respirasi sendiri memanfaatkan keberadaan oksigen bebas sebagai salah satu syarat agar proses ini berhasil. Nah, pada proses fermentasi oksigen tidak terlalu dibutuhkan, atau bisa dilakukan tanpa adanya oksigen bebas di sekitarnya.

Nah, pada proses fermentasi ini sendiri secara umum membutuhkan mikro organisme. Dan proses ini pun dibagi ke dalam tiga bagian, yang pertama adalah fermentasi asam cuka. Yang kedua adalah proses fermentasi alkohol lalu bagian yang terakhir adalah proses fermentasi asam laknat.

Katabolisme merupakan proses oksidasi, dimana akan melepaskan energi panas. Keberadaan panas dibutuhkan ketika proses oksidasi berlangsung sebab proses ini akan melepaskan energi panas.

Kegiatan paling penting dari katabolisme adalah mengolah oksigen menjadi karbon dioksida.

 

 

Dari penjelasan di atas, sahabat biologi sudah mulai bisa mengira-ngira kan, apa saja perbedaan dari anabolisme dengan katabolisme? Jika belum juga tahu, langsung saja simak tabel di bawah ini :

Baca Juga :  Jaringan Ikat – Ciri Ciri, Letak, Jenis dan Fungsi Beserta Gambar

Perbedaan Anabolisme dan Katabolisme

Anabolisme Katabolisme
Menggabungkan senyawa menjadi komplek Memecah senyawa yang komplek
Menghasilkan energi Melepas energi
Menggabungkan senyawa sederhana Memecah senyawa yang komplek
Memperbaiki organ Menggunakan energi di dalam organ
Membuat zat lebih besar dari materi kecil Mengurai materi besar menjadi zat kecil
Terkjadi reaksi sintesis dehidrasi Terjadi reaksi hidrolisis
Terjadi reaksi reduksi Terjadi reaksi oksidasi
Membangun molekul komplek Membangun molekul sederhana
Merombak molekul sederhana Merombak molekul komplek

 

 

Nah, itulah dia pembahasan lengkap mengenai anabolisme beserta dengan perbedaan anabolisme dan katabolisme yang sudah Guru rangkum untuk sahabat biologi. Agar belajarnya makin semangat di rumah, semoga bermanfaat dan Wassalam…

 

Jangan Lupa baca juga artikel kami ini :