Akar – Pengertian, Ciri ciri, Jenis,Fungsi, Bagian, dan Sifatnya

Posted on

Ekosistem.co.id – Satu kata untuk kita pecinta biologi ! hidup untuk belajar ya untuk belajar ilmu pengetahuan, salah satunya ilmu biologi seperti yg akan kita bahas saat ini mengenai pengertian akar, ciri ciri akar, jenis akar, fungsi dari akar, bagian dari akar, dan sifat akar terlengkap. mari kita kepokok pembahasan :

 

Pengertian Akar

 

akar
akar

 

Akar ialah salah satu bagian tumbuhan dan tumbuhnya di dalam tanah. Pada umumnya akar berada di dalam tanah. Akar mempunyai warna yang biasanya putih atau kuning. Bentuk akar pada tumbuhan sebagian besar meruncing pada bagian ujungnya. Bentuk runcing pada akar tersebut dapat memudahkan akar untuk menembus tanah.

Akar merupakan organ tumbuhan yang memiliki fungsi utama yaitu guna menghisap air dan garam mineral dari dalam tanah. Air dan mineral tersebut digunakan oleh tumbuhan untuk tumbuh.

Akar mempunyai struktur luar yang terdiri dari daerah pertumbuhan akar, tudung akar, serta bulu akar. Bagian-bagian akar yang paling dalam dapat untuk diamati dengan cara memotong akar tersebut secara melintang.

Urutan bagian-bagian akar dari luar ke dalam antara lain epidermis, korteks, endodermis, serta stele. Stele terdiri dari 2 berkas pengangkut, yaitu xylem dan floem.

 

Struktur Akar

Struktur akar dapat dibedakan menjadi dua, yaitu struktur  bagian dalam (anatomi akar) dan struktur bagian luar (morfologi akar). Berikut ini penjelasan lengkap tentang struktur-struktur akar.

1.Struktur Akar Bagian Dalam (Anatomi Akar)

 

Untuk mengamati struktur akar bagian dalam, kita harus membuat irisan melintang pada akar. Struktur bagian dalam akar (anatomi akar) terdiri dari:

Baca Juga :  Fungsi Lisosom – Pengertian, Proses Terbentuk Dan Klasifikasinya

a.Epidermis

Epidermis merupakan sel berlapis satu yang tersusun sangat rapat dan berperan sebagai sel pembentuk akar. Meskipun susunan selnya rapat, dinding sel pada epidermis sangat mudah ditembus oleh air karena lapisannya sangat tipis. Fungsi dari epidermis sebagai penyerap air dan juga garam mineral dari dalam tanah.

b.Korteks

Korteks terletak di bawah lapisan epidermis yang susunan selnya  tidak rapat dan berfungsi sebagai saluran pertukaran gas. Korteks juga berfungsi sebagai alat transportasi zat hara tanah. Korteks tersusun dari jaringan parenkim yang tidak berkloroplas. Selain itu, korteks juga berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan.

c.Endodermis

Endodermis merupakan bagian dalam akar yang susunan selnya tebal. Pada sel  endodermis terdapat pita kaspari yang mengandung gabus (zat suberin) atau zat lignin. Pita kaspari berfungsi sebagai penyeleksi suatu mineral  yang akan masuk ke pembuluh akar. Endodermis terletak di antara korteks dan silinder pusat.

d.Silinder Pusat (stele)

Silinder pusat atau stele merupakan struktur bagian dalam akar. Silinder pusat atau stele berfungsi sebagai alat angkut  air dan mineral karena di dalam silinder pusat atau stele terdapat berkas pengangkut, yaitu xilem dan floem. Xilem akan mengangkut air dan mineral dari akar ke daun, Sedangkan floem akan mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh.

2.Struktur Akar Bagian Luar (Morfologi Akar)

 

Secara morfologis, kita bisa melihat struktur akan bagian luar dengan memotong akar secara membujur. Maka kita bisa melihat struktur akar bagian luar yang terdiri atas: leher akar (pangkal akar), batang akar, cabang-cabang akar, rambut akar, ujung akar, dan tudung akar (kaliptra).

Asal akar sendiri adalah dari akar lembaga atau radix yang pada dikotil akar lembaga terus tumbuh sehingga membuat bentuk akar tunggal sementara pada monokotil agar lembaga mati kemudian pada pada batang akan tumbuh akar-akar yang mempunyai ukuran yang hampir sama sehingga akhirnya membentuk akar serabut.

Baca Juga :  Jaringan Hewan Dan Tumbuhan – Perbedaan, Persamaan Dan Gambar

Tudung akar atau kalipatra akan melindungi ujung akar monokotil dan dikotil dan memiliki fungsi untuk melindungi ujung akar pada saat akar menembus tanah. Sel-sel kalipatra yang terdapat di dalamnya memiliki kandungan butir-butir amilum yang diberi nama kolumela.

Akar pada tumbuhan memiliki fungsi di bawah ini:

  1. Mengikat tubuh tumbuhan pada tanah
  2. Memiliki fungsi untuk menyimpan cadangan makanan
  3. Membantu untuk menyerap air dan garam garam mineral yang terlarut

 

Fungsi Akar

  1. Sebagai alat pernapasan : Fungsinya yaitu akar menyerap udara yang ada dari dalam dalam tanah dan melewati pori-pori yang dimiliki.
  1. Sebagai penunjang berdirinya tumbuhan : Fungsi akar adalah sebagai pondasi tanaman untuk berdiri kokoh diatas tanah dan menghadap ke atas. Karena fungsi akar ini tumbuhan bisa bertahan dari terjangan air dan angin yang berhembus.
  1. Untuk menyerap air dan mineral : Fungsi ini berguna untuk keberlangsungan hidup tumbuhan, karena tumbuhan sangat perlu akan air dan mineral. Cara tumbuhan menyerap air dan mineral ini adalah dengan menggunakan akar sebagai perantaranya.
  1. Menyimpan cadangan makanan : Seperti contoh padatumbuhan tertentu, seperti ubi, singkong, kentang, dan masih banyak lagi lainnya, akar digunakan sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan. Akar akan semakin besar jika cadangan makan yang tersimpanan semakin banyak.
  1. Alat respirasi : Seperti pada tumbuhan bakau dan sejenisnya, akar tersebut berguna untuk respirasi tumbuhan tersebut.
  1. Sebagai alat perkembangbiakan tumbuhan : Dari akar tumbuhan bisa tumbuh dan dari akarlah tumbuhan mendapat asupan makanan untuk proses pertumbuhannya.

 

Ciri-Ciri Akar

  • Akar ialah bagian tumbuhan yang biasanya ada di dalam tanah, pertumbuhan akar ke arah dalam tanah. Pada umumnya akar menjauhi cahaya pertumbuhannya akan menjadi lebih cepat.
  • Akar tidak seperti batang dan juga daun yang mempunyai warna hijau karena pada daun mengandung klorofil, warna akar ialah keputih-putihan atau kekuning-kuning.
  • Pertumbuhan terjadi di ujung akar yang merupakan suatu titik pertumbuhan primer dimana disana terdapat jaringan meristimatik, serta mekanisme dominasi apikal yang terjadi pada akar.
  • Ujung akar mempunyai bentuk yang meruncing dan berfungsi guna menembus tanah serta memecahkan bebatuan.
Baca Juga :  Mahluk Hidup – Ciri Ciri, Klasifikasi, Beserta Contoh

 

Jenis-Jenis Akar

 

jenis akar
jenis akar

 

 

Akar Serabut

Akar serabut terdapat pada tumbuhan monokotil. Walaupun terkadang, tumbuhan yang dikotil juga dapat mempunyainya (tumbuhan dikotil tersebut dikembangbiakkan dengan melalui cara cangkok atau dengan stek). Fungsi utama dari akar serabut ialah agar dapat memperkokoh berdirinya tumbuhan.

 

Akar Tunggang

Akar tunggang terdapat pada tumbuhan dikotil. Akar tunggang mempunyai fungsi utama yaitu guna menyimpan makanan. Contoh : wortel, ubi dan sebagainya.

 

 

Sifat-Sifat Akar

Akar adalah bagian tumbuhan yang ada di dalam tanah. Arah gerak pertumbuhan akar dipengaruhi oleh gravitasi atau air. Akar mampu tumbuh menembus tanah, hal ini karena pada bagian ujung akar berbentuk runcing.

Pada akar tidak terdapat buku-buku yang dapat membentuk ruas-ruas. Akar bisanya mempunyai warna pucat serta tidak berklorofil dan tidak melakukan fotosintesis

Demikian pembahsan tentang akar terlengkap dari kami,semoga bermanfaat dan dapat menambah pemahaman kita tentang akar terutama ilmu biologi.

 

Baca juga artikel kami yang lainnya :